Langkah Strategis Prabowo Agar Bali Jadi Pusat Keuangan Baru Indonesia

Langkah Strategis Prabowo Agar Bali Jadi Pusat Keuangan Baru Indonesia

Presiden Prabowo Subianto tengah merancang transformasi besar: menjadikan Bali sebagai pusat keuangan global yang modern dan transparan. Langkah ini bertujuan untuk menarik bank internasional, manajer aset global, dan firma ekuitas swasta untuk berinvestasi di Indonesia.

Visi Bali sebagai Pusat Keuangan Global

Inspirasi dari Model Internasional

Pemerintah Indonesia berencana mengembangkan kawasan keuangan di Bali yang terinspirasi oleh model sukses seperti Gujarat International Finance Tec-City (GIFT City) di India dan Dubai International Financial Centre (DIFC) di Uni Emirat Arab. 

Kawasan ini akan menawarkan insentif pajak, regulasi khusus, dan penyederhanaan birokrasi untuk menarik investor asing.

Kerangka Hukum yang Mendukung

Untuk mendukung inisiatif ini, pemerintah berencana menerapkan kerangka hukum khusus di kawasan tersebut, dengan mempertimbangkan sistem hukum Singapura sebagai model, mengingat reputasinya yang ramah terhadap dunia usaha. 

Rancangan proposal proyek yang disebut Indonesia Financial City kini tengah disiapkan dan kemungkinan diajukan ke parlemen pada akhir tahun ini.

Dukungan dari Ray Dalio dan Dewan Ekonomi Nasional

Peran Ray Dalio sebagai Penasihat Informal

Inisiatif ini mendapat dukungan dari Ray Dalio, pendiri Bridgewater Associates, yang disebut-sebut menjadi penasihat informal Presiden Prabowo. Menurut Jodi Mahardi, Juru Bicara Dewan Ekonomi Nasional, pemerintah ingin menciptakan pusat keuangan modern dan transparan yang mendukung pembangunan ekonomi nasional.

Tujuan Strategis Pembangunan Ekonomi

Kawasan ini diharapkan menjadi platform yang menghubungkan investasi global dengan peluang nyata di sektor riil Indonesia. Dengan demikian, Bali akan menjadi pusat keuangan yang tidak hanya mendukung sektor pariwisata, tetapi juga memperkuat sektor ekonomi lainnya.

Tantangan dan Peluang dalam Pengembangan Bali sebagai Pusat Keuangan

Tantangan Lingkungan dan Infrastruktur

Meskipun memiliki potensi besar, pengembangan Bali sebagai pusat keuangan menghadapi tantangan terkait lingkungan dan infrastruktur. Pembangunan hotel dan jalan baru dapat mengancam kelestarian budaya dan lingkungan Bali. 

Selain itu, lebih dari 65 persen air bersih Bali dialirkan ke resor dan kolam renang pribadi, memaksa desa-desa mengandalkan air tanah.

Persaingan dengan Negara Tetangga

Inisiatif Bali juga akan menghadapi persaingan dari negara-negara tetangga di Asia Tenggara yang sama-sama berupaya menarik perusahaan keuangan internasional. Malaysia telah menjadi pusat keuangan syariah, sementara Filipina mengesahkan undang-undang untuk menarik investor.

Transformasi Bali menjadi pusat keuangan global merupakan langkah strategis untuk diversifikasi ekonomi Indonesia. 

Dengan dukungan dari berbagai pihak dan perencanaan yang matang, Bali berpotensi menjadi pusat keuangan yang modern dan transparan, menarik investasi global, dan mendukung pembangunan ekonomi nasional.

Posting Komentar

Lebih baru Lebih lama

نموذج الاتصال

How To Get It For Free?

If you want to get this Premium Blogger Template for free, simply click on below links. All our resources are free for skill development, we don't sell anything. Thanks in advance for being with us.