Menjelang perayaan Tahun Baru Imlek 2577/2026, Klenteng Hok Tik Bio di Kabupaten Pati, Jawa Tengah menggelar aktivitas kemanusiaan yang menyentuh banyak warga.
Dalam situasi masih hangat pascabanjir yang melanda wilayah tersebut, pengurus kelenteng menginisiasi serangkaian kegiatan sosial untuk membantu penyintas banjir dan meringankan beban masyarakat yang terdampak. Kegiatan ini tidak hanya menjadi bagian dari persiapan Imlek, tetapi juga wujud nyata kepedulian sosial lintas komunitas.
Latar Belakang Kegiatan
Banjir yang melanda sebagian daerah di Kabupaten Pati beberapa minggu sebelumnya meninggalkan dampak kesehatan bagi warga. Banyak warga yang mengalami gangguan kesehatan seperti flu, gatal-gatal, dan keluhan lain setelah beraktivitas saat banjir.
Faktor inilah yang menjadi dasar Klenteng Hok Tik Bio merancang program sosial yang lebih dari sekadar sambutan perayaan.
Panitia menjelaskan bahwa kegiatan sosial seperti ini juga merupakan wujud tanggung jawab sosial agama dan budaya, sekaligus menanamkan nilai kepedulian dan kebersamaan dalam masyarakat luas. Dalam konteks Imlek, ini mempertegas tradisi lintas agama untuk berbagi dan peduli kepada sesama.
Bentuk Kegiatan Sosial
Pengobatan Gratis untuk Warga
Salah satu inti program adalah penyelenggaraan pengobatan gratis bagi warga terdampak banjir. Layanan ini diberikan bekerja sama dengan tenaga medis dari Rumah Sakit Warga Sehat di Pati.
Warga yang datang bisa melakukan pemeriksaan kesehatan dasar seperti tes tekanan darah, cek kadar gula darah, serta konsultasi untuk berbagai keluhan pascabanjir.
Ketua Klenteng Hok Tik Bio, Eddy Siswanto, menyatakan bahwa tujuan pengobatan gratis adalah membantu warga yang masih merasakan dampak gangguan kesehatan pascabanjir. Ia berharap melalui pemeriksaan dan penanganan awal, kondisi warga bisa lebih cepat pulih dan terpantau secara medis.
Layanan Donor Darah
Selain pemeriksaan kesehatan, donor darah juga digelar sebagai bagian dari kegiatan. Ini dilakukan bersama dengan Palang Merah Indonesia PMI Pati, dengan keterlibatan warga yang bersedia menyumbangkan darahnya.
Kegiatan ini terbuka untuk umum dan menjadi momen solidaritas besar, tak hanya bagi korban banjir tetapi juga bagi kebutuhan stok darah di wilayah tersebut.
Donor darah adalah langkah strategis karena kebutuhan darah cenderung meningkat pascabanjir dan bencana lain. Selain itu, kegiatan ini juga menarik antusias warga lintas usia, yang merasa turut andil dalam aksi kemanusiaan.
Sasaran dan Dampak
Fokus pada Warga Terdampak
Program bakti sosial yang dilaksanakan di halaman kelenteng menitikberatkan pada warga yang paling merasakan dampak banjir. Ini termasuk warga yang rumahnya tergenang air atau yang mengalami gangguan kesehatan setelah kejadian banjir.
Selama dua hari pelaksanaan, puluhan warga memanfaatkan fasilitas kesehatan dan pemeriksaan yang disediakan.
Para peserta mendapatkan layanan lengkap yang difasilitasi tenaga medis profesional. Bukan sekadar pemeriksaan rutin, beberapa warga juga memperoleh rujukan untuk perawatan lanjutan jika diperlukan. Ini memperlihatkan pendekatan yang serius dalam aksi sosial tersebut.
Peningkatan Solidaritas Komunitas
Kegiatan ini juga berdampak pada perasaan kemanusiaan dan solidaritas antarkomunitas. Warga lintas latar belakang agama maupun budaya saling berinteraksi selama kegiatan, ikut berkontribusi sebagai relawan atau peserta donor darah. Ini menjadi ajang memperkuat ikatan sosial di tengah konteks kebencanaan yang pernah dialami bersama.
Dalam banyak kasus, kegiatan sosial semacam ini mendorong rasa persatuan dan memperkuat nilai toleransi di masyarakat. Warga yang awalnya hanya datang untuk pemeriksaan kesehatan justru bertukar cerita dan pengalaman, serta merasa didukung secara emosional oleh sesama warga.
Rangkaian Acara Imlek Lainnya
Selain bakti sosial, Klenteng Hok Tik Bio juga merencanakan serangkaian aktivitas lain dalam rangka Imlek 2026. Di antaranya adalah Pasar Imlek yang dijadwalkan berlangsung pada 7–17 Februari, serta puncak perayaan yang mencakup ritual doa bersama untuk bangsa dan hiburan budaya seperti pertunjukan barongsai di halaman kelenteng.
Rangkaian ini dirancang agar penyelenggaraan Imlek tidak hanya bernuansa religius semata, tapi juga menjadi momen kebersamaan sosial yang melibatkan seluruh elemen masyarakat di Pati.
Aktivitas yang diprakarsai Klenteng Hok Tik Bio Pati menjelang Imlek 2026 lebih dari sekadar acara budaya atau ritual keagamaan. Kegiatan bakti sosial berupa pengobatan gratis dan donor darah memberi dampak nyata kepada warga yang terdampak banjir.
Ini memperlihatkan perpaduan nilai spiritual dan kemanusiaan, sekaligus mendukung mempererat relasi sosial di tengah masyarakat. Kegiatan semacam ini membuka ruang bagi lebih banyak inisiatif sosial lintas komunitas di masa mendatang.
